119 Buah Mortir Aktif Ditemukan Di Dago Kota Bandung Setelah Dua Hari Dalam Pencarian

Setelah dua hari lamanya melakukan pencarian di halaman rumah warga di jalan Ir H Djuanda, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, kini tim (jihandak) melanjutkan pencariannya kembali. Yonzipur Kodam III Siliwangi menemukan 31 mortir tambahan dalam penyisiran yang dilakukan sejar pagi hari tadi.

Hingga sore hari hasil akhir proses lanjutan pengangkatan semua mortir dilokasi temuan ini kami dapat amankan 31 buah mortir dengan kondisi bervariasi atau berbeda-beda.

Total yang di temukan dalam pencarian tersebut sebanyak 119 buah mortir telah diamankan oleh tim Penjinak Bahan Peledak.
Ratusan mortir itu dalam kondisi yang bervariatif, juga beberapa di antaranya ada yang sudah berkarat dan ada juga beberapa buah berada dalam kondisi rusak.

Menurut Herry, tentang penemuan mortir yang terjadi secara spontan atau tidak disengaja.

“Saya sendiri tak bisa pastikan. Ini saja dari penggalian yang tujuannya hanya untuk fondasi tiba-tiba ditemukan beberapa granat segini banyaknya. Bisa jadi semua tempat ada kemungkinan karena dengan sejarah perjuangan dulu perang dunia kedua dan segala macam, ya bisa jadi ada kemungkinan,” Ujarnyanya.

Menurutnya, penemuan mortir di rumah warga tersebut berawal dari galian fondasi di kedalaman 60 cm yang kemudian digali kembali tim penjinak bahan peledak (jihandak) ke dalam satu meter lebih dan akhirnya menemukan susunan mortir yang tertanam tertimbun tanah di lokasi tersebut.

Mortir-Mortir Tersebut kini telah diamankan olah tim (Jihandak)

Juga kini mortir-mortir tersebut langsung dievakuasi untuk langsung dibawa guna dilakukan analisis mengenai asal usul dan jenis dari mortir tersebut. Sebab, hal itu harus melalui penyelidikan dan pengumpulan data yang sangat konkret.

“Kita memang belum bisa pastikan tahun jenis pembuatannya, juga siapa yang menaruh. Kita masih fokus pada upaya pengamanan dulu untuk saat ini. Nanti setelah kita bisa sterilkan wilayah ini baru nanti proses penyelidikan lebih lanjut akan kita lakukan,” Ucapnya.

Herry memastikan, lokasi temuan ratusan mortir tersebut dalam kondisi aman dan steril. Namun begitu, pihaknya tidak menutup kemungkinan akan kembali menyisir lokasi tersebut jika masih ada laporan dari masyarakat tentang hal yang sama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *