Karena Air, Dewi Sandra Sampai Jatuh Guling – Guling Dan Menangis di Sumba

Karena Air, Dewi Sandra Sampai Jatuh Guling – Guling Dan Menangis di Sumba Artis Dewi Sandra mengatakan akan kesedihan di tanah Sumba. Dimana hal yang dia ungkap pasca kepulangannya dari salah satu tempat surga di timur Indonesia itu. Menurutnya Sumba perlu mendaparkan perhatian yang lebih. Bagaimana tidak, Sumba yang terkenal memiliki alam yang sangat cantik itu ternyata kekurangan air. Bukan hanya untuk manusia saja, tetapi juga untuk semua lini. Bahkan jarak yang cukup jauh yang ditempa selama berjam-jam pun harus ditempuh demi mendapatkan pasokan air setiap harinya. 

Saat dirinya ditemui di bilangan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (9/5/2018) Dewi Sandra dengan cepat menceritakan kisahnya yang terjun langsung ke lapangan tersebut. Kita disana membangun sumur. Sumur mereka itu berapa kilometer ya, jauh sekali, ucapnya.

Karena Air, Dewi Sandra Sampai Jatuh Guling – Guling Dan Menangis di Sumba

Karena Air, Dewi Sandra Sampai Jatuh Guling - Guling Dan Menangis di Sumba

Dirinya juga menceritakan ada salah satu kelurga yang sangat menyita perhatiannya di tempat itu. Kata Dewi, saya ketemu dengan salah satu keluarga, dimana dia mempunyai anak lima. Aku ingin pergi bersama mereka ingin mengetahui bagaimana susahnya untuk ambil air. Anak paling besar berusia12 tahun, paling kecil 2 tahun, mereka membawa jeriken yang dimana ukuran jeriken ya itu besar dan benar-benar berat banget dari halaman rumahnya sampai ke bawah gunung.

Tidak mikir panjang saya pun dengan senang hati perg bersama mereka, Dewipun mengalami hal yang tidak di inginkan. Saya fikir jalan ke bawah itu gampang dan tidak susah, ternyata pada saat mau turun kebawahsayapun terjatuh. Guling-gulingan dan sampai akhirnya aku nangis-nangis, ungkap Dewi.

Dan yang paling sedih dalam perjalanan, jalan yang cukup di tempuh dengan waktu yang cukup lama dan perjuangan kerasnya bersama anak – anak ini. Dia rasa tak sebanding dengan hasil yang didapatkan, menurut Dewi. Air yang bawa dengan jarak yang jauh tapi mohon maaf, air tersebut juga nggak bening dan bersih. Dan ketika ingin naik lagi, untuk membawa satu jeriken itu aja udah susah payah, tapi para bocah-bocah ini bawa dua jeriken. Bisa kebayang ya kuatnya seperti apa?

Karena Air, Dewi Sandra Sampai Jatuh Guling – Guling Dan Menangis di Sumba

Karena Air, Dewi Sandra Sampai Jatuh Guling - Guling Dan Menangis di Sumba

Bersama dengan tim, Dewi Sandra datang bukan hanya untuk survey dilapangan, namun dirinya juga langsung memberi bantuan. Alhamdulillah kita bersama tim kesana untuk survey dan langsung membangun sumur ini. Jadi untuk sekarang airnya ada di dekat rumah para warga. Kemaren itu saya dan para tim baru buat satu sumur, karena untuk menggali membutuhkan alat-alat berat dan nggak mudah untuk bawa alat-alatnya ke satu titik itu, ucapnya.

Pada kesempatan wawancara ini Dewi Sandra pun tidak lupa. Mengajak siapa saja yang mau dan peduli akan hal ini untuk bisa berpartisipasi bersama memberi bantuan. Tapi sekali lagi saya mengajak siapapun yang mau berpartisipasi untuk ikutan Water House Project. Bisa dilihat di Instagram sama ada websitenya juga untuk lebih jelas,” tutupnya.

bacajuga:Tidak Tahan Dengan Bau Busuk, Para Warga Bakar Pabrik Pakan Milik Korea

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *