Angin Puting Beliung Menerjang Rancaekek Bandung

Angin Puting Beliung Menerjang Rancaekek Bandung – Kembali lagi terjadi bencana alam berupa angin puting beliung yang menerjang wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung pada tanggal 11 januari 2019. Awalnya wilayah tersebut diguyur oleh hujan yang sangat deras bercampur angin yang cukup kuat pada sore hari sekitar pukul 15.12 wib. Terlihat didalam video yang dikirim oleh salah seorang warga Perum Kencana, Rancaekek, Kabupaten Bandung angin kencang yang disebut-sebut sebagai angin puting beliung nampak memporakporandakan lingkungan di sekitarnya.

Angin puting beliung tersebut menyebabkan banyak rumah rumah warga yang rusak, ada juga atap-atap rumah yang ikut terbawa oleh angin puting beliung, motor pun berjatuhan. Berita ini pun langsung menyebar ke media sosial seperti facebook, banyak pengguna facebook yang membuat postingan Tentang angin puting beliung yang terjadi di rancaekek. Kepala Stasiun BMKG Bandung,Toni Sukma Wijaya menjelaskan bahwa ternyata kondisi atmosfer yang berdasarkan citra satelit himawari yang terpantau awan konvektif dengan jenis Cumulonimbus meliputi wilayah Bandung bagian timur.

Angin Puting Beliung Menerjang Rancaekek Bandung Bagian Timur

Dan juga pembentukan hujan dan angin yang terjadi di wilayah tersebut disebabkan oleh faktor yang disebut dengan faktor regional dan faktor global. Dimana Faktor regional, disebabkan oleh adanya pertemuan massa udara di sekitar Jawa Barat dan belokan angin di Jabar bagian tengah, sedangkan faktor global disebabkan karena anomali suhu permukaan laut di perairan Jawa Barat yang cenderung hangat sehingga berpeluang terjadi pembentukan awan konvektif potensial hujan.

Dan terlihat 3 wilayah yang terdampak akibat angin puting beliung tersebut yaitu wilayah Rancaekek-Sapan, adapun beberapa warga Perumahan Kencana-Rancaekek Permai, ā€¯ungkap Koordinator Humas dan Protokol Basarnas Jawa Barat. Sebagian warga yang terdampak pun juga sudah dievakuasi ke kantor pemerintah setempat untuk sementara waktu. Sampai saat ini tim lainnya masih mengecek dan mengevakuasi ke tempat kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *