Beberapa Hal Yang Harus Kita Perhatikan Tanda-tanda Pekerjaan Yang Buruk Untuk Kesehatan.

Rasanya bagitu sulit kita menemukan pekerjaan yang membiarkan kita pulang tepat waktu setiap hari. Walaupun Anda sudah berusaha datang sepagi mungkin agar bisa pulang cepat, pada akhirnya Anda overtime lagi. Nyatanya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa bekerja berlebihan dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, depresi, bahkan alkoholisme. Selain itu, terlalu banyak lembur dapat menurunkan produktivitas juga, lho
Untuk banyaknya pekerjaan waktu yang dihabiskan di tempat kerja umumnya delapan jam perharinya, selain jarak tempuh menuju tempat kerja ataupun lemburan, bahkan tanpa kalian sadari waktu yang kalian habiskan di tempat kerja sepertiga dari hari kalian. tidak heran jika pekerjaanlah yang menjadi faktor yang sangat mempengaruhi kesehatan kalian.

Maka dari itu kalian juga harus mengetahui tanda-tanda apakah pekerjaan kalian tidak baik untuk kesehatan?

  • Lingkungan sekitar tempat kerja kurang sehat.

Lingkungan sekitar tempat kerja kalian itu juga sangat mempengaruhi kesehatan kalian. Hal yang sangat memberikan dampak yaitu kebersihan sekitar tempat kerja kalian, cahaya yang cukup, sirkulasi udara yang sangat baik, juga kebisingan dan kepadatan pekerja di tempat kerja kalian sangat rentan untuk menularkan infeksi seperti batuk, pilek.

  • Pekerjaan dimana anda tidak aktif untuk waktu yang lama.

Studi yang dilakukan Columbia University Medical Center menemukan bahwa rata-rata pekerja di atas usia 45 tahun akan tidak aktif selama 12,3 jam per hari. Para peneliti pada studi ini menyimpulkan keadaan sedentari seperti duduk untuk jangka waktu lama di kantor memiliki efek buruk yang sama seperti merokok.

Padahal aktivitas fisik minimal, seperti berjalan, berdiri, dan naik tangga, dapat Anda lakukan selama waktu bekerja. Hal ini juga terbukti lebih menyehatkan bagi Anda. Duduk dalam waktu yang lama sering dikaitkan dengan nyeri kronis, obesitas, dan risiko penyakit lainnya.

  • Waktu kerja yang sangat lama.

Seperti kutipan di atas sebelumnya, umumnya waktu kita bekerja dalam waktu delapan jam perhari. Akan tetapi sering kita perlu kerja lebih lama karena lemburan atau lainnya.

  • Pekerjaan yang tidak memberikan kepuasan.

Terkadang, Anda bekerja dengan hanya mementingkan gaji tanpa memperhatikan kepuasan yang diraih dari pekerjaan. Padahal, keterlibatan dan kepuasan dalam melakukan pekerjaan juga merupakan hal penting.

Faktor yang berperan antara lain hubungan yang baik dengan rekan kerja dan atasan, adanya kesempatan untuk berkembang dalam pekerjaan, serta pekerjaan yang menarik bagi Anda dan sesuai dengan minat atau ketertarikan Anda.

Studi menemukan, pekerjaan dengan ketegangan tinggi (misalnya pekerjaan dengan tuntutan tinggi, tapi kontrol pekerjaan rendah) diasosiasikan dengan peningkatan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 45 persen. Contohnya, profesi perawat atau pelayan. Studi lain menemukan meningkatnya risiko stroke pada wanita dengan pekerjaan dengan ketegangan tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *