Beberapa Hal Yang Memang Harus Kita Dengarkan Dari Omongan Orang Lain, Agar Tidak Menyesal Di Kemudian Hari.

menjadi bahan obrolan hangat oleh orang-orang di sekitar kita memang membuat kita risih dan kesal. Dan bahkan obrolan mereka yang begitu sayupnya terdengan sampai ke telinga kita, seketika itupun kami meresa ada banyak pasang mata yang mungkin sedang mengawasi aktivitasmu.

Omongan mereka tentangmu memang selalu membuatmu muak, kesal dan marah. Di rasakan ataupun tidak, disadari ataupun belum. Membuatmu seolah paling salah sedunia. Akan tetapi ada beberapa hal yang mungkin obrolan mereka yang ada baiknya kami pertimbangkan.

misalnya saja ini hal yang yang harus kamu pertimbangkan.

  • Jika kinerja kita menurun jadi bahan perbincangan rekan-rekan, damaikan hatimu jadikan ini momen tepat untuk intropeksi diri.

Jangan lantas emosi saat mereka membincangkan kinerjamu dibelakang. Jelas bikin hatimu terluka, tapi tidak akan ada asap jika tidak ada api bukan? Cobalah untuk introspeksi diri. Bisa jadi yang mereka bincangkan itu benar adanya. Stay positif, Guys! Pertimbangkan omongan orang yang membangun.

  • Prinsip hidup memang kamu yang menentukan, tapi jika itu melukai orang tersayang, tidakkah omongan mereka membuatmu berpikir ulang?

Contoh kasusnya adalah suatu ketika kamu memutuskan untuk melajang seumur hidup. Orangtua dan keluargamu sudah memaklumi keputusanmu satu ini. Tapi apa kabarnya para tetangga yang riuh membicarakanmu di belakang? Yang sayangnya bukan lagi menyinggungmu, tapi sampai melukai hati orangtuamu. Kalau sudah pada tahap ini, baiknya kamu pikirkan ulang keputusanmu untuk melajang seumur hidup, demi menjaga perasaan orang-orang tersayang.

  • Daripada menyesal salah pilih pasangan, baiknya kamu pertimbangkan omongan keluarga dan teman. Biar nggak menyesal di belakang

Jangan gengsi untuk mempertimbangkan pendapat orang tentang calon pasanganmu. Bisa jadi persepsimu tentang dia selama ini salah. Penglihatan orang biasanya cenderung lebih tajam ketimbang kita. Karenanya supaya kamu nggak menyesal karena pasanganmu kelak nggak sesuai espektasi, baiknya pertimbangkan pendapat orang di sekitar tentang dia.

  • ¬†Untuk urusan kerja tim, kamu nggak bisa cuek aja pakai kacamata kuda. Omongan anggotamu harus didengar juga

Suatu ketika kamu mendapat kepercayaan untuk memimpin organisasi di tempat kamu bernaung. Setelah beberapa waktu kepemimpinanmu, kamu mendengar ada selentingan omongan yang nggak mengenakkan tentangmu. Omongan yang sedikit banyak menohok hati. Jika sudah begini tanggapi selentingan di belakang dengan dingin kepala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *