Berita Duka Yang Di Alami Palu Kini Menerpa Maluku Gempa Berkekuatan 6,6 SR Terasa Sampai Timika.

Tepat pada tanggal 26 bulan Januari 2019 gempa berkekuatan 6,6 SR mengguncangkan wilayah Kepulauan Maluku. Bahkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geografis pun mengkutipnya di salah satu akun sosialnya Gempa yang di alami Kepualauan Aru Maluku ini Berkekuatan 6,6 Skala Richter.

Badan Meteorologi Klimatolog dan Geografis ini mencatat gempa yang terjadi di wilayah Kepulauan Aru Maluku pada pukul 15:12 WIB. Pusat gempa berada di laut, 112 KM barat laut Kepualauan Aru berikut kedalaman 10 KM.

Bahkan gempa inipun di rasakan oleh Timika dan Wamena dengan sekala II MMI dan di Dobo dan Nabire dengan skala III MMI.
BMKG menyatakan tidak berpotensi tsunami atas terjadinya gempa tersebut.
I MMI
Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

II MMI
Getaran ini dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang di gantung bergoyang-goyang.

III MMI
Getaran ini dapat dirasakan nyata dalam rumah. Terasa seperti getaran yang seakan-akan ada mobil besar melewatinya.

IV MMI
Pada siang hari akan dirasakan orang semua orang yang berada didalam rumah, diluar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela dan pintu berderik dan dinding pun berbunyi.

V MMI
Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banya yang terbangun, barang-barang pun terpelanting, bahkan barang besar pun banyak yang bergoyang dan bandung loncengpun dapat berhenti.

VI MMI
Getaran di rasakan oleh seluruh penduduk sekitarnya. Kebanyakan seluruhnya terkejut dan berlarian keluar, Bahkan plester dinding berjatuhan dan cerobong asap pada pabrikpun ikut rusak.

VII MMI
Setiap orang berlari keluar rumah, kerusakan ringan pada rumah -rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.
Sementara pada bangunan yang konstruksinya kurang baik pun terjadi retak-retak bahkan hancur, bahkan dirasakan pula oleh orang-orang yang berkendara.

VIII MMI
Kerusakan rinagan terhadap bangunan yang konstruksinya kuat, Retak-retak pada bangunan dengan konstruksi yang kurang baik, dinding dapat terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, bahkan airpoun menjadi keruh.

“Kepada seluruh masyarakat di himbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” Ujar BMKG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *