Bermacam Alasan Pengendara Motor Di Sukabumi Hindari Operasi Polisi

Laporan Berita Sukabumi – Berbagai macam cara yang dilakukan pengendara nakal untuk menghindari Operasi Zebra Lodaya 2018 yang sedang digelar aparat kepolisian dari pura-pura menelepon sampai nekat pula untuk melawan arus untuk menjauhi titik lokasi Operasi Zebra tersebut.

Bebearapa pengendara panik begitu melihat ada papan pemberitahuan operasi zebra yang si laksanakn di pinggir jalan lengkap dengan petugas kepolisian. Secara tergesa-gesa mereka memutar arah kendaraannya dan nekat untuk melawan arus di ruas jalan satu arah tersebut. Tidak hanya memberanikan diri melawan arus ada juga pengendara yang berboncengan pura-pura berhenti di satu toko yang cukup lumayan agak jauh dari titik operasi zabra itu. Ketika petugas terlihat sibuk menghentikan kendaraan lainnya dan dengan sengaja memutar balikkan arah kendaraannya.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo menghimbau kepada pengemudi kendaraan untuk selalu mentaati aturan dan tidak takut ketika ada petugas yang menghentikan kendaraannya. Selama pengendara tersebut masih bisa menunjukan dokumen kelengkapan untuk berkendara petugas pun tidak akan melakukan penilangan.

“Operasi Zebra lebih dititikberatkan kepada penegakan hukum dan meningkatkan kesadaran kepada semua pengendara untuk patuh terhadap aturan lalu lintas. Tidak semua pelanggaran akan mendapatkan surat tilang. kami juga memberikan suatu teguran. Misalkan SIM dan STNK lupa tidak membawa maka pengendara tersebut akan di mintai untuk membawa semua kelengkapan tersebut” Ujar Susatyo didampingi Kasatlantas AKP Bima Jauharie.

Menurutnya ada tujuh prioritas dalam pelaksanaan Operasi Zebra ini, pengendara yang kedapatan sedang memainkan handphone ketika berkendara, pengendara yang sengaja maupun tidak melawan arus, pengendara tidak memakai helm SNI, pengendara mabuk atau menggunakan narkoba dan melebihi batas kecepatan yang telah di tentukan.

“Yang paling wajib diketahui oleh para pengendara. Razia dilakukan bukan untuk mencari kesalahan, tp lebih kepada menjaga keselamatan berlalu lintas, Semoga saja dengan ada nya Operasi Zebra ini para pengendara akan lebih mengerti untuk menjaga keselamatan baik bagi dirinya dan maupun orang lain. Ujar Susatyo

AKP Bima mengatakan operasi zebra di lakukan dari tanggal 30 Oktober sampai tanggal 12 November. Sampai hari ini sudah ada 451 surat tilang yang di keluarkan untuk para pelanggar lalu lintas.

“Sampai pada saat ini ada 451 pelanggar yang kami tilang dan 245 teguran. Operasi akan dilaksanakan hinggal tanggal 12 November nanti, pastikan warga agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas yang ada dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas” Jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *