Delapan Orang Tertimbun Korban Longsor di Daerah Sukabumi

Dikabarkan Delapan Orang Tertimbun Longsor di Daerah Sukabumi – Longsor telah menerjang puluhan rumah di kampung Cimapag, Desa Sinarresmi Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat Senin pada tanggal 26/01/2019 Petang. Longsor ini terjadi pada sebuah bukit yang sudah berpenghuni dan sejumlah rumah di bawannya. Kepala pusat dara informasi Badan Nasional untuk penanggulangan bencana alam ( kapusdatin BNPB), bapak Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan bahwa longsor dipicu oleh huja yang cukup deras dan menguyur sekitar daerah Desa Sirnaresmi. Dan disebutkan ada sekitar 46 rumah di bawah tebing tersebut yang sudah berpenghuni.

Menurut informasi yang kami dapatkan dari bapak Sutopo Purwo Nugroho sendiri menyebutkan bahwa di perkirakan sekitar ada delapan orang tertimbun, dan empat orang berhasil dievakuasi oleh Team SAR dalam kondisi meninggal dunia. Evakuasi berlangsung pada hari senin 26/01/2019.

Dikabarkan Delapan Orang Tertimbun Korban Longsor di Daerah Sukabumi

Bapak Sutopo Purwo Nugroho, bahwa empat korban lainnya dalam upaya evakuasi akan tetapi terkendalah oleh cuacah hujan dan gelap karena sudah malam. Selain itu juga aliran listrik di sekirat tersebut sedang padam dan komunikasi seluler tergangung sehingga menyulitkan untuk evakuasi para kurban tana longsong, kemungkinan akan di lanjutkan pada besok pagi.

Sejumlah personil SAR juga sudah diturunkan untuk membantu evakuasi para korban tersebut. Hingga saat ini belum bisa diketahui apakah ada korban jiwa lainnya dalam peristiwa ini. Fandi menyebutkan bahwa penerangan di lokasi tersbut menjadi kendala. Karena akses jalan menuju lokasi longsor jalanan yang terjal,  berbatu dan ditambah lagi cuaca huja yang cukup deras yang menyulitkan tim untuk melakukan bantuan evakuasi tentunya.

Sementara itu, kepala seksi Kedaruratan Badan Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Suka Bumi bapak Eka Wdiaman membenarkan data sementara ada 36 rumah pemukiman warga yang berada di bawah bukit bencana longsor tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *