Detik-Detik Banjir Bandang Di Simalungun Merendam Pemukiman Warga

Detik-Detik Banjir Bandang Di Simalungun Merendam Pemukiman Warga – Seperti kita ketahui bahwa sudah banyak kejadian bencana alam yang sudah terjadi, Terutama dibagian negara republik Indonesia. Seperti kita ketahui baru-baru ini terjadi gempa dan tsunami, gunung meletus, angin puting beliung dan masih banyak lagi kejadian yang sering melanda. Kalau dipikir pikir negara indonesia ini sangat rawan akan dengan bencana karena faktor alam. Negara ini berdiri diatas bagian pertemuan lempeng yang mengakibatkan negara ini sering terjadi gempa, Indonesia juga dikelilingi olehh lautan dan berbagai pulau-pulau. Sehingga jika terjadi gempa yang sangat besar negara Indonesia pasti akan mudah sekali kedatangan bencana yang disebut dengan tsunami.

Seperti baru baru ini kami ketahui telah terjadi di provinsi sumatra utara tepat nya pada tanggal 10 oktober 2018 mengalami bencana. Khusunya bagian kabupaten simalungun sumatra utara telah mengalami banjir bandang yang cukup besar, Menurut info yang kami dapat banjir itu sudah meluas keberbagai kota dan perkapungan. Seperti didosin, perdagangan, sungai bah bolon, desa sahkuda bayu, gunung malela, sungai putih, indra pura, dan masih banyak lagi. Semua wilayah tersebut mengalami banjir disaat waktu yang bersamaan, stelah turun hujan yang sangat deras pada tgl 9 oktober sore hari.

Menjelang Detik-Detik Banjir Bandang Di Simalungun Merendam Pemukiman Warga

Dan paginya air sungai sudah meluap karena banyak juga sampah-sampah yang menumpuk. Sehingga jembatan juga ikut terendam air sampai ada yang terputus atau rubuh jembatannya. Rumah warga juga ikut terendam air dan ada yang ikut hanyut terseret derasnya air sungai, sampah beserta pepohonan dan kayu besar juga ikut hanyut. Hal ini disebabkan karena tanah longsor dilintas jalan Tanah jawa-pematang siantar, membuat jalan jadi terputus dan banyak jalan yang berlubang, sehingga orang-orang juga kesulitan untuk bepergian.

Sampai dikabarkan akibat Banjir Bandang Di Simalungun, mengakibatkan pasangan suami istri yang berusia lanjut sekitar umur 61 tahun dan 50 tahun. Yang terbawa arus deras beserta dengan rumah kediamannya yang terseret oleh arus dan mengakibatkan kedua pasangan suami istri yang malang tersebut harus kehilangan nyawanya. Dan para warga menemukan jenazah pasangan suami istri ini tersangkut di sugai bah bolon.

Masyarakat terpaksa mengungsi ketempat yang lebih aman agar terhindar dari banjir, karena rumah mereka sudah dipenuhi dengan air dan hancur. Dikabarkan saat ini hanya ada 2 korban jiwa dalam bencana banjir menurut info yang kami peroleh dari tempat kejadian tersebut. Sungguh sangat memprihatinkan keadaan negara Indonesia sekarang. Bencana yang selalu datang dan silih berganti, penuh dengan kesedihan dan air mata. Kita tidak tau kapan bencana itu muncul, kita hanya bisa berdoa dan tetap waspada, karena sudah hampir di seluruh Indonesia dilanda bencana yang tidak ada hentinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *