Diduga Karena Menolak Untuk Bercinta Seorang Ayah Membunuh Istri dan Bayinya Berusia 40 Hari

Masyarakat Cilegon Jawa Barat di kejutkan dengan adanya kasus pembunuhan, Armi Samudera yang berusia 33 tahun tega membunuh istri dan anaknya yang masih berusia 40 hari. Dugaan yang di dapatkan oleh pihak kepolisian tentang tindakan tersebut karena palaku meminta berhubungan badan dan korbanpun menolaknya.

Informasi dan keterangan tersebut pihak kepolisian yang datang ke lokasi bahwa adanya kasung kekerasan dalam rumah tangga langsung mendatangi tempat kejadian perkara.

Tersangka pun kini di bawa ke Mapolres Cilegon untuk diamankan. Keterangan awal Armi yang tega menghabisi istri dan anaknya lantaran karena istrinya itu menolak ajakan si tersangka untuk berhubungan badan. Karena emosi tidak dituruti kemauannya si tersangka pun langsung menghabisi nyawa sang istri.

“Karema ketidakharmonisan pada keluarga saja, pelaku minta berhubungan tapi ditolaknya,” kata Kapolsek Pulomerak.

Penolakan sang istri pun terhadap ajakan suami berujung hilangnya nyawa, juga dengan anaknya yang masih berusia 40 hari.

“Intinya mah itu, ketidakharmonisan keluarga, cek coknya di ranjang, korban ini nggak mau, ‘nanti aja, nanti aja’ begitu (ujar korban),” lanjutnya.

Tersangka Mencoba Menghilangkan Jejak Pembunuhannya

Pengakuan tersangka itupun terungkap saat ditanya oleh sang mertua dan kerabat sang istri ketika pertama kali mereka melihat korban meninggal dunia. Salah seorang kerabatnya bertanya penyebab kematian tersebut.
Pelaku malah mengaku bahwa istri dan anaknya itu tersetrum. Keluarga tak lantas percaya karena posisi korban bersimbah darah. Pihak keluarga korban langsung melapor ke pihak kepolisian setempat.

“Iya lapor polisi, bilangnya tadinya kesetrum cuma nggak ada yang percaya kalau kesetrum kan gosong,” kata kerabat korban, Lilis Khumairiyah

Lilis mengatakan, kondisi kemenakannya itu sangatlah mengenaskan. Pihak keluarganya belum tahu motif sebenarnya si pelaku yang tega membunuh anak dan istrinya sendiri.

“Ya kalau rumah tangga mah ada aja itu mah, cuma udah dibilangin kalau nggak ini… mah udah gitu ya, tapi suaminya nggak mau pisah,” Ujar dia.

Pelaku asal Garut, Jawa Barat itu kini diamankan di Polres Cilegon. Pihak kepolisian sampai saat ini masih memeriksa pelaku secara intensif untuk meggali motif kejadian pembunuhan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *