Dodi Jadi Korban Pesawat Lion Air JT610 Demi Menghadiri Upacara Sumpah Pemuda

Dodi Jadi Korban Pesawat Lion Air JT610 Demi Menghadiri Upacara Sumpah Pemuda РSeperti kita ketahui kejadian ini sudah sangat viral. yang dimana  terjatuh pada pekan lalu. Kembali lagi terjadi kecelakaan jatuhnya pesawat Lion Air JT610 di perairan laut tanjung, karawang, jawa barat, pada tanggal 29 oktober 2018 lalu. Pesawat Lion Air JT610 ini berangkat dari bandara soekarno hatta mau menuju Pangkalan Pinang. Pesawat ini berangkat pada pukul 06.20 WIB, namun pada pukul 06.33 WIB pesawat Lion Air JT610 ini sudah hilang kontak dan dinyatakan sudah terjatuh.

Yang mana pesawat tersebut membawa 178 orang penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 penumpang yang masih balita. Dan telah diketahui bahwa sudah ditemukan bagian potongan tubuh korban yang berisi sampai 31 kantong jenazah. Menurut info yang kami dapat bahwa sebagian jenazah sudah berhasil teridentifikasi pada hari minggu 04 november 2018. Jenazah yang teridentifikasi tersebut berjumlah 7 orang dan akan diserahkan ke keluarga korban masing-masing oleh pihak rumah sakit.

Dodi Jadi Korban Pesawat Lion Air JT610 Demi Menghadiri Upacara Sumpah Pemuda

Nama-nama korban yg sudah di identifikasi tersebut adalah Janry Efriyanto Sianturi, karmin, Rohmanir Pandi Sagala, harwinoko, Dodi Junaidi, Verian utama, Muhammad Nasir. Pihak kepala rumah sakit polri kombes Hariyanto mengatakan bahwa perwakilan dari keluarga korban sudah hadir. Hariyanto berkata turut berduka cita sedalam-damannya atas peristiwa yang menimpa korban Lion Air JT610 dan meminta maaf jika terlalalu lama menunggu kabar tentang Lion Air JT610.

Kemudian orang tua dari salah satu korban pesawat Lion Air JT610 yaitu ayah dari saudari dodi junaidi yang bernama muhammad sidik, mengucapkan banyak terimakasih karna sudah mememukan putranya walau keadaan yang sudah tidak bernyawa lagi.

Tidak lama kemudian ayah dodi bercerita kronologi tentang anaknya yang naik pesawat Lion Air JT610, bahwa dodi memilih berangkat paling pagi karena dia harus mengikuti upacara sumpah pemuda dikantornya yang berada di pangkal pinang. Akan tapi naasnya putranya tersebut telah pergi untuk selama-lama nya dan tidak akan pernah kembali lagi, keluarga Dodi sudah mengiklaskan atas kepergian Dodi. Orang tua dodi tidak pernah menyangka bahwa anak nya adalah salah satu korban pesawat Lion Air JT610 tersebut.

Dan hingga sampai saat ini juga sudah terudentifikasi lagi 7 korban, jadi totalnta ada 14 korban yg sudah teridentifikasi identitasnya. Dan masing-masing akan diserahkan ke pihak kelurga korban. Sampai sekarang polisi dan tim Sar lainnya masih terus mencari korban-korban yang masih berada dalam perairan laut Tanjung Karawang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *