Halte Trans Jakarta Akan Di Pasangkan CCTV Untuk Menjaring Kendaraan Lain yang Menerobos Jalur Busway.

Trans Jakarta akan melaksanakn usulan usalan yang diman usulan itu mencoba memasang CCTV atau kamera intai yang di ajukan oleh Polda Metro Jaya. Daud Joseph selaku Direktur Operasional PT Trans Jakarta Menginformasikan pihaknya sedang melakukan studi kelayakan untuk mengadakan CCTV di 255 Halte Trans Jakarta ini.

“Apakah dengan dana yang cukup relatif bisa mencapai titik steril, Jika bisa membuat nya steril dan cepat akan kita masukkan.”Ucap Joseph

Dikarenakan banyak informasi atau kami melihatnya banyak kendaraan-kendaraan yang sengaja menerobos jalur busway ini, khususnya roda dua yang ingin menghindari macetnya lalu lintas di jakarta. Bahkan belakangan ini petugas kepolisian melakukan uji coba kamera di sejumlah titik di Ibu Kota Jakarta. Joseph selaku Direktur menginformasikan dari hasil diskusi TransJakarta, ada pun pelanggaran-pelanggaran lalu lintas sangat menurun drastis di titik pemasangan kamera CCTV tersebut.

Dengan Adanya Pemasangan Kamera Ini Kemungkinan Akan meningkatnya Kesadaran Pengendara

Dengan Adanya Pemasangan Kamera Ini Kemungkinan Akan meningkatnya Kesadaran Pengendara

“Nyatanya berhasil menurunkan jumlah pelanggaran lalu lintas sampai 80 persen sewaktu kami menguji dengan Polda Metro Jaya.”Jalasnya.

“Kalau penegakan hukum bisa dan budaya orang berubah harusnya sih layak secara hasil. Tapi biayanya berapa ini yang jangan sampai kita menembak nyamuk,” lanjut dia.

Mekanisme pengawasannya, informasi yang ditangkap dari kamera CCTV akan dikirim ke Dirlantas Polda Metro Jaya. Lalu, polisi akan melihat nomor pelat kendaraan yang menerobos jalur busway, lalu menindaknya.

“Namanya sistemnya ANPR Automatic Number Plat Recognition, setelah tiga hari dipanggil. Kalau lima hari setelah dipanggil tidak bayar maka di diblokir (SIM). Nah itu menambah keyakinan kita bahwa ada tindakan hukum setelah itu,” tutup Joseph.

Melihat hasil tersebut, ia yakin dengan keuntungan dari pemasangan kamera di setiap halte. Sistemnya pun nanti akan langsung terhubung dengan Ditlantas Polda Metro Jaya untuk penindakan.

Transjakarta, sampai saat ini masih mengkaji bisa atau tidaknya sistem penindakan melalui kamera tersebut diterapkan. Terutama mengangkut biaya yang bisa saja bermasalah. Namun, menurutnya, pemasangan kamera dapat membantu berjalannya bus lebih lancar.

“Jualannya itu kan Transjakarta tepat waktu, cepat. Gimana caranya cepat, jalur harus steril. Kalau mau dibela-belain, walaupun duit sedikit saya bela-belain. Menciptakan rapid itu. Ini bukan uang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *