Hebohnya Kabar Penculikan Anak, Harus Waspada Dan Jangan Sebar Hoax

Hebohnya Kabar Penculikan Anak, Harus Waspada Dan Jangan Sebar Hoax – Pada beberapa waktu ini, kerap tersebar kabar di media sosial. Tentang soal khasus penculikan anak. Kabar yang diedarkan beserta poto-poto penculikan anak ini kemudian viral dan pada kenyataannya beberapa diantara berita tersebut ternyata hoax. Sebagai contoh, beredar foto viral wanita berhijab merah jambu dengan wajah yang lugu disebut sebagai penculikan anak dibawah umur. Padahal pada kenyataan ternyata wanita itu adalah pencuri uang dan sedikit mengalami gangguan jiwa.

Dan ada juga yang broadcast penculikan siswa SD di Cicaheum, Bandung. Setelah itu polisi langsung mengecek ke lokasi dan pihak sekolah sendiri menyatakan tidak ada siswa yang diculik di area sekolah tersebut. Isu tersebut menyebar luas di kudus, depok hingga sampai banyumas. Setelah dilakukan pengecekan oleh pihak kepolisian ternyata tidak terbukti ada peculikan seperti yang dikabarkan di media sosial.

Berita Hebohnya Kabar Penculikan Anak, Harus Waspada Dan Jangan Sebar Hoax

Selain dari pada itu, ada juga dikabarkan kejadian di Cipinang Muara, Jakarta Timur. Beredar video di CCTV seorang pria dengan badan besar diduga melakukan penculikan pada siswi SMP. Namun tetapi, polisi menyebutkan bukanlah penculikan dan melainkan penipuan atau pencurian bermodus meminjam handphone.

Ada juga kabar dari kota Bintaro, seorang perempuan telah diamankan oleh pihak polisi karena diduga mencoba menculik anak. Untuk kemudian polisi melakukan assessment  dan perempuan itu ternyata mengalami gangguan jiwa.

“Terkait dengan berita hoax penculikan anak, namanya juga sudah hoax, berita yang tidak benar dan tersebarluas di media sosial. Kita sebagai masyarakat jangan cepat percaya akan beriata tidak diketaui asal usulnya.  Harus pintar dalam mengamati sebuah berita yang mungkin mengalihkan perhatian kalian tentunya, kata Kabagpenum Polri.

“Jangan cepat resah sehingga bereaksi berlebihan dan menyebarkan berita tersbut kepada media sosial. Nantinya malah kita terlibat karena telah menyebarkan berita hoax itu tersebut. Akan tetapi masyarakat  harus tetap waspada saat berada dimana pun, terutama saat membawa anak-anak usia masih dibawah umur. Manakala ada orang yang tidak dikenal dan dengan tingkah mencurigakan, segera laporkan atau hubunggi kepolisian terdekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *