Kabar Pahit Untuk MU ( Manchester United). Apakah MU Akan Cemerlang Tanpa Jose Mourinho.

Pelatih MU (Manchester United) mendapatkan hadiah yang sangat pahit menjelang natal dan tahun baru. Beberapa hari lalu manajer Manchester United di copot dari manajemen klub berjulukan setan merah itu.

Selesai sudah Pria berusia 55 tahun ini resmi menjadi pengangguran. Dan selesailaah pengorbanan Jose Mourinho terhadap Manchester United.

di balik kesedihan karena di coptnya jabatan di samping itu MU masih bersedia membayar kompensasi, karena kontrak Jose Mourinho akan berakhir di tahun 2020, ia juga akan mendapatkan uang pengganti tak kurang dari 24 juta Poundsterling atau sekitar 440 miliar Rupiah.

Akan tetapi Pemecatan ini merupakan aib bagi seorang pelatih atau manajer seperti mourinho, dan sebelumnya itu platih ini pun di kenal sebagai yang punya rekam jejak gemilang.

Mourinho juga pernah mendapatkan gelar Liga Champions sebanyak dua kali saat bertanding melawan Inter Milan dan Porta FC. Dan ia pun hampir selalu sukses mendapatkan gelar liga atau piala nasional di setiap klub yang dilatihnya.

Hanya saja sentuhan magis tangan dingin dari Jose Mourinho tak lagi ampuh di musim ini, Kekalahan 1-3 atas Liverpool, pada Minggu lalu, membuat MU terpuruk di urutan ke enam dengan hanya mengoleksi 26 point dari 16 pertandingan.

Bukan hanya prestasi yang tidak meyakinkan, keadaan tim yang carut marut ikut memberikan andil dilengserkannya Mourinho dari kursi manajer Setan Merah.
Entah apa yang membuat Mourinho selalu menyimpan Pogba di bangku cadangan dan memainkan Nemanja Matic atau Maroune Fellaini.

Kabar Pahit Untuk MU ( Manchester United). Apakah MU Akan Cemerlang Tanpa Jose Mourinho.

Dianggap Terlalu Arogannya Mourinho

Mourinho yang dianggapnya terlalu arogan jadi salah satu penyebab gamangnya para pemain MU dari Gayanya cara mourinho. Ia juga sering memberikan kritik kepada pemain-pemainnya, jika mereka tampil tidak sesuai dengan harapannya mourinho juga menuduh mereka tak mampu, tak punya mental, hingga hal-hal buruk lainnya.

Mereka khawatir dengan kondisi seperti ini tentu saja membuat manajemen meradang, jika masih dibiarkan kondisi kini terus menerus akan menngkhawatirkan MU sendiri, bukan karena prestasi akan tetapi kaharmonisan tim juga harus terjaga.

Manajemen juga mengkhawatirkan jika bintang-bintang tidak pernah di mainkan akan semakin turun harga pasarannya sehungga akan semakin menyulitkan jika kita menjualnya, sedangkan masih ada beberapa pemain yang akan di pertahankan MU namun menunda perpanjangan kontraknya karena belum jelasnya masa depan mourinho.

Tak heran, usai ketua harian MU, Ed Woodward berbicara dengan para pemain, manajemen MU pun membulatkan niat atau tekad untuk melengserkan Mourinho.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *