Kronologis Kaburnya 11 Orang Narapidana Di Samarinda

Catatan paling buruk kembali terjadi pada pengamanan lembaga permasyarakatan di jajaran kepolisian Polresta Samarinda, Kalimantan Timur. Lagi-lagi, pihak polresta kembali dibuat kelabakan dengan ulah Tahanan yang melarikan diri, Senin

Usai 3 orang Tahanan sempat kabur di Polsek Samarinda Ulu pada tanggal 9 November lalu, kali ini terdapat 11 Tahanan dari Polsek Samarinda Kota yang melarikan diri dari jumlah Tahanan sebanyak 22 orang
Kejadian berlangsung sekitar pukul 16.15 Sore

Tahanan berhasil melarikan diri dengan menyekap seorang anggota polisi yang saat itu tengah mengecek tahanan. Diketahui, anggota polisi tersebut masuk ke Tahanan seorang diri.
Tidak lama setelah anggota polisi tersebut masuk, Tahanan mulai mengerubunginya dan menyekap dengan menggunakan sarung. Bahkan, sejumlah Tahanan sempat memukuli anggota polisi tersebut, guna memudahkan pelarian.

Setelah berhasil melumpuhkan anggota polisi tersebut, para Tahanan lalu keluar melalui pintu utama sel, lalu memanjat tembok belakang Polsek. Kaburnya Tahanan itu diketahui setelah anggota polisi itu dan seorang Tahanan perempuan berteriak minta tolong. Hingga pukul 17.00 Wita, dari 11 Tahanan yang kabur, 10 Tahanan telah dapat diamankan.

Tahanan diamankan di tempat yang berbeda-beda, terdapat Tahanan yang sempat diamankan disekitar Polsek, lalu terdapat Tahanan yang diamankan di Jalan Dahlia, sekitar kawasan Lambung Mangkurat, dan beberapa tempat lainnya masih kawasan Samarinda.

Tampak, kepolisian menggunakan senjata lengkap, bersiaga di sekitar Mapolsek Samarinda Kota, Jalan Bhayangakara. Bahkan, tampak beberapa polisi yang keluar dari tahanan, membawa serta sarung yang digunakan Tahanan menyekap polisi. Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto belum dapat memberikan penjelasan banyak kepada awak media mengenai kaburnya Tahanan tersebut.

“Tinggal satu lagi, menunggu satu Tahanan lagi,” ucapnya singkat sambil berjalan meninggalkan awak media yang menunggu dirinya keluar dari ruangan tahanan, Senin.

Kronologis Kaburnya 11 Orang Narapidana Di Samarinda

Bukan kejadian pertama di bulan November ini.

“Kami memang berikan waktu, agar mereka semua kooperatif. Segala macam upaya kita lakukan, mulai dari pendekatan-pendekatan, hingga tindakan tegas,” ucap Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Vendra Riviyanto, Sabtu.
“Namun, kita lharus menggunakan pendekatan-pendekatan ke orangtua maupun keluarga mereka, ternyata direspon dengan baik,” ujarnya

Tidak hanya Tahanan tersebut yang bakal dapat hukuman tambahan, namun delapan personel kepolisian yang saat itu bertugas juga bakal dapat sanksi karena diduga lalai saat menjalankan tugasnya.

“Karena melanggar disiplin, tentu ada sanksinya. Untuk ruangan sel, sebenarnya tidak ada pembenahan signifikan, kita hanya kembalikan ke SOP dan Perkap,” Ujar kapolres.

Setelah dicek, serta dilakukan penghitungan jumlah tahanan, dari 12 Tahanan yang ada, hanya terdapat 8 Tahanan yang tersisa. Petugas pun langsung keluar Polsek dan memeriksa area sekitar. Benar saja, seorang Tahanan yang mencoba memanjat berhasil diamankan, namun tiga lainnya telah berhasil lolos dari emeriksa area sekitar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *