Pihak Kepolisian Kini Telah Menetapkan 3 Orang Tersangka Dalam Peristiwa Kebakaran Kapal Di Muara Baru

Polisi akhirnya menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait kebakaran kapal di Muara Baru, Jakarta Utara. Polisi menetapkan tersangka setelah melakukan gelar perkara.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan ketiga tersangka itu memiliki kaitan dalam proses pengelasan di kapal Arta Mina Jaya yang menjadi sumber mula api hingga menyebabkan 34 kapal lain terbakar.

“Tersangka Sugih ini adalah sebagai tukang lasnya, kemudian yang kedua tersangka Wilis ini adalah mandor atau kepala operasi pengelasan, kemudian yang ketiga adalah tersangka Tino, dia sebagai nakhoda atau kapten kapal,” kata Argo dalam keterangannya, Sabtu pagi.

“Penyidik menetapkan bahwa kebakaran di Pelabuhan Muara Baru itu merupakan suatu tindak pidana. Sehingga langsung kita naikkan jadi penyidikan dan kemudian kita menetapkan tersangka di dalam gelar tersebut. Muncul ada tiga tersangka, yang sudah ditetapkan di dalam gelar perkara,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Argo Meng informasikan, dalam kasus tersebut penyidik telah memeriksa 32 saksi yang berasal dari kepengurusan kapal hingga petugas kesyahbendaran. Para penyidik juga menyimpulkan kebakaran disebabkan pengelasan yang dilakukan tidak sesuai dengan SOP.

Sementara itu salah satu dari mereka mengetahui yakni Willis dan tino bagaimana proses pengelasan tersebut tak sesuai dengan prosedur akan tetapi mereka membiarkannya.

“Kenapa kita menetapkan dari tiga tersangka ini. Yang pertama, tukang ngelas ini. Tukang las ini dia mengelas di dalam kapal di ruang mesin, kemudian dia tahu SOP pengelasan, tetapi tidak dilakukan,” ucap Argo.

dalam suatu pengelasan harus ada blower, oksigen juga harus tidak pengap, ada penyedotan panas, tapi tidak dilakukan,” jelas Argo.

Kerugian Besar Yang Harus Di Tanggung

Argo menuturkan akibat kejadian kebakaran ini mengalami kerugian material yang sangat besar mencapai Rp23,4 Miliar untuk 20 unit kapalnya yang terbakar. Sementara itu untuk 14 unit kapal lainnya masih belum bisa dihitung berapa jumlah kerugiannya.

Argo menyebutkan akibat perbuatannya, tersangka Sugih dikenakan Pasal 188 subsider Pasal 187 KUHP tentang kelalaiannya yang mengakibatkan kebakaran hebat. Sedangkan, tersangka Wilis dan Tino dijerat Pasal 155 juncto Pasal 188 subsider Pasal 187 KUHP.

Puluhan kapal pun terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara, Sabtu sore sejak pukul 15.15 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Saat itu petugas pemadam mengerahkan sedikitnya 17 mobil pemadam kebakaran (Damkar).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *