Polisi Maringkus 2 Wanita Berstatus Janda Menjadi Bandar Ekstasi

Polisi Maringkus 2 Wanita Berstatus Janda Menjadi Bandar Ekstasi – Personel Satuan Reserse Narkoba Polres Batubara sudah berhasil meringkus 2 Wanita Berstatus Janda yang meresahkan warga karena mengedarkan pil ekstasi. Sulastri Agustina alias Tari (20) dan Sri Betty Carolina Sembiring (37)–keduanya warga asli Kota Tebing Tinggi. Kedua pelaku di tangkap di lokasi yang berbeda, Rabu (10/11/2018).

Kapolres Batubara, AKBP Robinson Simatupang, dalam konferensi pers di Aula Gatra Polres Batubara Sabtu (13/10/2018) siang menyebutkan,”keduanya ditangkap di Kafe Mansyur Indrapura dan Kota Tebing Tinggi.
“Tersangka SA kita amankan di Kafe Mansyur, Indrapura, Kabupaten Batubara, sedangkan SB kita tangkap di rumahnya di Kota Tebing Tinggi,” ujar AKBP Robinson, didampingi Wakapolres Kompol Hermansyah dan Kasat Narkoba AKP Kusnadi. Penangkapan menurut Kapolres, berawal dari informasi masyarakat yang diterima polisi, bahwa ada seorang wanita selalu mengedarkan pil ekstasi di Kafe Mansyur, Desa Air Putih, Kecamatan Indrapura, Batubara.

Polisi Maringkus 2 Wanita Berstatus Janda Menjadi Bandar Ekstasi Di Kafe

Menindaklanjuti informasi yang di terima dari warga, personel Satuan Narkoba Polres Batubara langsung bergegas menuju lokasi untuk melakukan pengintaian. setelah tiba di sana, polisi melakukan penyamaran dengan memesan ekstasi kepada Tari. Begitu Tari menyerahkan pil ekstasi kepada petugas, saat itu juga, perempuan berstatus janda itu ditangkap. Dari Tari, polisi menyita 10 butir pil ekstasi berwarna hijau yang disimpan dalam plastik klip berwarna putih, petugas juga menyita 1 buah HP Vivo dan tas sandang warna hijau. Berdasarkan hasil introgasi, Tari mengakui bahwa dia mendapatkan pil ekstasi tersebut dari temannya Sri Betty (37), seorang pengusaha papan bunga di Jalan Siantar, Kota Tebing Tinggi.

Mendapat informasi tersebut, personel Sat Narkoba Polres Batubara kemudian melakukan pengembangan ke Kota Tebing Tinggi.

Awalnya, kami kesulitan untuk melacak keberadaan Sri Betty di lokasi, dikarenakan pintunya sering tutup. Kemudian salah satu anggota memancing tersangka dengan menyamar menjadi pemesan papan bunga,” beber Kapolres. Setelah penempahan papan bunga disepakati, polisi kemudian langsung melakukan penggrebekan, di lokasi petugas mendapatkan tersangka beserta barang bukti narkotika jenis pil ekstasi.

Dari Betty, polisi menyita barang bukti berupa 31 butir pil ekstasi warna hijau, 1 butir pil ekstasi warna merah dan 2 unit HP Samsung. “Semua barang bukti telah kita amankan, para tersangka mengaku mendapatkan pil ekstasi ini dari Medan dan dijual kembali dengan harga yang bervariasi,” ujar Robinson. Kapolres juga mengatakan bahwa kami masih melakukan pengembangan untuk mencari penyuplai pil ekstasi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *