Seorang Bayi Dijejali Cabai Hingga Tewas, Oleh Pacar Ibunya

Gian Navara Gunawan (28), ditanggkap polisi lantaran semalaman suntuk secara sadis menganiaya bayi berusia 2.5 tahun berinisial BIB, yang merupakan anak kekasihnya hingga meninggal dunia diwilayah kota Bogor, Jawa Barat. Selain memukul dan mencubit, berdasarkan hasil visum dokter, pelaku juga diketahui seringkali menekoki korban memakai cabai. Hal itu dikarenakan dokter menemukan banyaknya biji cabai di dalam usus korban.” Ada banyak biji cabai didalam usus korban” Kata Kasat Reskrim Polresta Bogor Komisaris Agah Sonjaya (16/10/2010).

Kondisi Usus Balita Putus

Tidak hanya itu, dokter juga mendapati usus korban dalam kondisi putus. Namun, pihaknya belum dapat memastikan penyebab putusnya usu korban. “Ususnya putus, tetapi kami belum tahu penyebabnya apa. Ada juga gumpalan darah ditemukan dirongga tenggorokan . ya kemungkinan korban meninggal dunia karena mengalami luka dalam itu,” jelas Agah.

Motif Penagniayaan

Sementara untuk motif penganiayaan tersebut, pelaku berdalih ingin mendidik anak kekasihnya itu agar kuat. Hingga kini, kasus tersebut masih terus dalam penyelidikan lebih lanjut oleh penyelidik. “Penagkuannya, pelaku dulu dididik orangtuanya keras. Jadi dia melakukan itu agar korban jadi anak tidak mudah rewel dan kuat. Kami terus pendalaman, termasuk memeriksa Ibu korban DS,” tutup Agah.

Terbongkarnya Prilaku Pelaku Pada Korban

Kasus Penganiayaan tersebut terbongkar setelah adanya dokter yang memeriksa tubuh BIB, Saat dibawa rumah sakit oleh orangtuanya pada pada minggu (14/10) akhir pekan lalu. “Korban dibawa kerumah sakit oleh orangtuanya sudah meninggal dunia, MInggu dini hari. DOkter curiga karena ditubuh korban banyak luka, akhirnya melapor ke polisi,” kata kapolresta Bogor kota kombes Ulung Sampurna Jaya. Berdsarkan laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyelidikan dan visum terhadap korban. Hasilnya, ditemukan sejumlah luka luar dan dalam yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Dari situ diketahui korban meninggal dunia karena dianaiaya oleh pelaku , yakni pacar ibunya, berinisial DS. Kemudian, anggota melakukan pencarian dan pelaku baru ketangkap dijakarta pagi tadi,”jelas Ulung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *