Seorang Bocah SD 13 Tahun, Peristri Gadis 17 Tahun

Pernikahan dini di Bantaeng, Sulawesi Selatan kembali terjadi dan lagi – lagi menjadi sorotan sekaligus menggemparkan publik.

Pengatin laki – laki, RS (13), Dan pasangannya, Mi (17), melaksanakan akad nikah pada kamis 30 agustus 2018.

Rs ( Naman singkatan ) adalah seorang warga dari desa Bonto Lojong, Kecamatan Ulere, Bantaeng, dan sedangkan Mi adalah warga desa Bonto Marannu, Kecamatan Uluere.

Rs baru saja lulus SD, Sementara sang gadis Mi masih duduk di kelas 2 sekolah menengah kejuruan.

Pernikahan tersebut dilaksanakan dirumah mempelai sang wanita itu telah dibenarkan oleh para warga dan ketua RT setempat.

“Tadi malam pernikahan keduanya telah berlangsung. Rs ini masih muda sekali, Karena baru saja tamat SD,”Ujar tetangga Pengantin, yang tidak mau disebutkan namanya, Jumat 8 agustus 2018.

Tidak terlalu lama Foto pernikahan Rs dan Mi sudah tersebar banyak di media sosial dan menjadi viral.

Namun, belum diketahui alasan mereka menikah dini.

Belum dipastikan juga apakah keduanya telah mengantongi dispensasi nikah dari Pengadilan Agama Bantaeng.

Sebelumnya didaerah Bantaeng sudah pernah ada yang melakukan pernikahan dini antara SY 15 tahun dan FA 14 tahun. Mereka mendaftarkan Pernikahan ke KUA Bantaeng, kamis (12/4/2018).

Permohonan Mereka untukĀ  mendapat dispensasi juga telah dikabulkan olehPengadilan Agama.

“Sempat ditolak karena usia keduanya masih belum cukup, tetapi rupanya setelah mengajukan dispensasi di pengadilan agama akhirnya keinginan mereka untuk menikah terkabul, karena pengadilan agama menyetujui,”Penghulu fungsional pada KUA Kecamatan Bantaeng, Syarif hidayat, kamis ( 12/4/2018).

KUA pun tidak bisa lagi menolak permohonan pernikahan SY dan FA.

Menurut keterangan Syarif, tidak ada kejanggalan dari alasan mereka menikah.

Keduanya memang memilki keinginan kuat, dan FA juga mengalami kisah menyedihkan terkait orangtuanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *