Seorang Bocah Terjatuh Dari Lantai 3 di Sleman

Seorang Bocah Terjatuh Dari Lantai 3 di Sleman – Video Seorang bocah yang masih duduk di bangku SD terjatuh dari lantai 3 disekolahnya kini menjadi viral. Video tersebut sempat direkam oleh kamera salah satu warga setempat. Dan kini video tersebut awalnya banyak tersebar di whatsap maupun media sosial lai nnya. Kejadian ini Terjadi pada tanggal 13/11/2018 lalu, tepatnya di lokasi sekolah bocah tersebut SD Kanisius Demangan Baru.

Kronologi kejadian, bocah tersebut terlihat bergelantungan di jendela lantai 3 sekolah, dan para guru dan murid lainnya syok saat melihat bocah tersebut, yang lain pun ikut menenangkan para guru agar tetap tenang dan tidak panik. Akan tetapi beberapa saat kemudian bocah tersebut langsung terjatuh kebawah karena tangannya sudah tidak kuat untuk menahan. Awalnya setelah ditolong, bocah SD tersebut masih dalam keadaan sadar, dan dia berkata bahwa, dia merasakan sakit dibagian tangan, bahu kiri, panggul, punggung dan paha kirinya. Sementara itu wali kelas bocah tersebut menghubungi orang tuanya dan memberi tahu kejadian yang menimpa anaknya tersebut.

Seorang Bocah Terjatuh Dari Lantai 3 di Sleman Menjadi Viral

Selang setengah jam kemudian orang tua korban langsung datang ke tempat kejadian dan melihat anaknya sudah lemas karena menahan sakit. Akhirnya bocah tersebut langsung di bawa ke rumah sakit. Menjelang malam keadaan bocah tersebut sudah mulai membaik, dia sudah bisa bercanda dengan keluarganya, namun hanya saja bahu kiri bocah tersebut patah, dan sudah dilakukan operasi kecil pada pagi tadi.

Sekarang kondisi bocah tersebut sudah normal dan makan pun dia sudah mau. Menurut kabar, pihak sekolah katanya sudah memberi penjelasan di media, namun pihak sekolah tersebut belum bisa memastikan apa penyebab siswanya tersebut bisa terjatuh dari lantai 3. Dan juga peristiwa tersebut sudah sampai di kapolsek Depok Barat. Kini polisi masih menunggu pihak SD Kanisius Demangan Baru untuk membuat laporan atas kejadian siswanya yang terjatuh dari lantai 3. Polisi juga belum bisa melakukan penyelidikan kasus tersebut, karena pihak keluarga maupun pihak dari sekolah hingga saat ini belum melakukan laporan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *