Solskjaer Harus Bertanggung Jawab Atas Susah Payah Manchester United Untuk Meraih Kemenangan.

Saat ini Manchester United melangkah ke babak perempat final FA 2018-2019 setelah menyisihkan wakil divisi1, Reading, dengan skor 2-0, Sabtu 5 Januari malam WIB. Namun, Setan Merah harus bersusah payah untuk menang atas The Royals.

Manajer interim Manchester Unitaed, Ole Gunnar Solskjaer, mangaku bertanggung jawab atas penampilan buruk timnya tersebut. Sebab, pria berusian 45 tahun ini melakukan sembilan perubahan pada susunan 11 pemain awal dari laga terakhir kontra Newcastle United di pekan ke-21 Liga Inggris 2018-2019.

Meski begitu, Ole senang karena United dapat lolos ke babak selanjutnya. Hasilnya memang tidak terlalu bagus, tetapi kelolosan tim ke babak empat jauh lebih penting, menurut pria berkebangsaan Norwegia tersebut.

“Laga yang cukup sulit, tetapi kami menang dengan skor 2-0 dan gawang kembali tidak kebobolan. Sembilan pergantian yang saya lakukan menyulitkan tim karena mereka tidak pernah turun secara bersamaan,” ujar Ole Gunnar Solskjaer, mengutip dari situs resmi Man United, Minggu (6/1/2019).

“Kami sadar butuh sedikit usaha untuk membangun kebugaran dan relasi antarpemain. Namun, hari ini saya menurunkan tim yang tidak pernah bermain bersama dan kami bisa lolos, jadi rasanya tetap menyenangkan,” imbuh pria berjuluk Si Pembunuh Berwajah Bayi itu.

Hasil tersebut membuat solskjaer mencatan lima kemenangan beruntun dalam lima laga awal menukangi Man United, ia menyamai rekor Sir Matt Busby yang ditorehkan pada musim 1946-1947.

Solskjaer Harus Bertanggung Jawab Atas Kemenangan Susah Payah Manchester United

Manchester United Disarankan Harus Tetap Mendatangkan Pelatih Besar

Manchester terus menerus menunjukan peningkatakan performanya mereka. Club berjulukan setan merah itu tercatan selalu berhasil meraih poin penih di empat laga terakhir mereka. Pencapaian apik itu jelas tidak terlepas dari peran pelatih barunya mereka, Ole Gunnar Solskjaer, sebabnya tak heran cukup banyak suara-suara yang menginginkannya di tunjuk sebagai manajer tetap.

Meski begitu mantan penggawa Man United Robbie Savage mengaku kurang setuju dengan pendapat tersebut. menurutnya, Man United merah harus tetap menjalankan rencana mereka untuk mendatangkan pelatih besar pada bursa transfer musim panas mendatang.

“Meskipun Ole Gunnar Solskjaer telah melakukan pekerjaan yang fantastis sejauh ini, Manchester United tidak boleh tergoda untuk mengubah arah berdasarkan empat kemenangan berturut-turut. Jangan salah paham, saya tidak meremehkan 3mpat kemenangan melawan Cardiff, Huddersfield, Bournemouth, dan Newcastle. Pertandingan-pertandingan itu harus dimenangkan dan Solskjaer memastikan mereka dimenangkan dengan gaya tertentu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *