Tersisa 4 Laga di Liga 1, Coach Gomes Meminta Persib Untuk Rileks.

Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez, meminta anak-anak asuhannya lebih enjoy menghadapi empat laga sisa GO Jek Liga 1 2018 bersama Bukalapak.

Gomez berharap para pemain Persib tidak terbebani dalam menuntaskan sisa kompetisi musim ini. Tim berjulukan Maung Bandung ini masih berpeluang finis sebagai juara Liga 1 2018.

Pelatih berpaspor Argentina ini yakin dengan tetap tenang, hasil positif akan dicapai. Gomez hanya ingin Ezechiel N’Douassel dan kawan-kawan mengerahkan kemampuan terbaik di lapangan.

“Rileks, kami harus santai menghadapi ini semua. Semua pemain harus tetap santai di setiap pertandingan. Mereka tidak perlu pusing dengan posisi dan persaingan poin saat ini,” kata Gomez, seperti dilansir situs resmi Persib.

“Yang kami perlukan saat ini hanya kemenangan di sisa empat pertandingan. Fokuskan hanya pada tim kami sendiri,” jelas pelatih berusia 61 tahun ini.

Pria bernama lengkap Roberto Mario Carlos Gomez itu mengaku sudah menyiapkan program terbaik di sisa musim ini. Gomez pun ingin debutnya di Indonesia berakhir manis dengan menjadi juara bersama Persib.

Menurut Gomez, peluang Persib meraih tahta Go-Jek Liga 1 2018 masih sangat terbuka lebar. Dia meminta para pemain Maung Bandung bekerja keras dan menjaga kondisi kebugaran.

Motivasi Pemain.

“Kami harus siasati ini dalam latihan. Tim pelatih akan bekerja keras agar motivasi setiap pemain tetap terjaga sampai kompetisi ini selesai” Ujarnya

 

 

Istirahat Yang Cukup. Persib Siap Bangkit Lawan PSIS.Istirahat Yang Cukup. Persib Siap Bangkit Lawan PSIS.

Istirahat Yang Cukup. Persib Siap Bangkit Lawan PSIS.

Bandung baru saja menelan hasil menyakitkan pada pekan ke-30 Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak. Demi menjaga peluang menjadi juara, kemenangan jadi harga mati bagi Persib saat berjumpa PSIS Semarang.

Sebelumnya, Persib harus mengakhiri laga melawan PSMS Medan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Jumat (9/9/2018), dengan kepala tertunduk. Mereka takluk 0-1 dari PSMS akibat gol Felipe Martins di menit ke-52.

Akibat kekalahan itu, Persib pun harus merelakan posisi kedua klasemen untuk kembali direbut Persija Jakarta. Meski sama-sama mengoleksi 49 poin, Persib kalah head to head dari tim Macan Kemayoran.

Situasi itu membuat Persib mau tak mau mencoba untuk memaksimalkan laga yang tersisa. Kebangkitan mereka bisa dimulai saat menghadapi PSIS pada pekan ke-31 di Stadion Madya Magelang, Minggu (18/11/2018). Untung bagi Persib, mereka memiliki banyak waktu untuk rehat sebelum menghadapi PSIS.

“Kami punya jarak waktu yang panjang. Semua fisik harus ditingkatkan karena mereka juga sudah diberi libur selama dua hari,” kata pelatih Roberto Carlos Mario Gomez, seperti dilansir situs Persib.

“Kemarin mereka sudah kita persiapkan di latihan fitness. Hasilnya bagus, tidak ada kelelahan ataupun gangguan fisik dari pemain. Saya rasa persiapan yang cukup lama ini akan memberikan hal positif bagi kami,” ia menambahkan.

Kondisi PSIS

Di atas kertas, Persib jelas lebih diunggulkan. Mereka juga memenangkan pertemuan pertama pada musim ini. Di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 8 Juli 2018, Persib menang 1-0 berkat gol Ezechiel N’Douassel di menit ke-40.

Namun, kali ini jelas akan berbeda mengingat PSIS tengah berjuang untuk terus menjauh dari zona degradasi. Terbukti, tim Mahesa Jenar juga hanya dua kali kalah dari delapan laga terakhir. Sisanya, mereka meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang.

Tren positif itu membawa PSIS menanjak ke posisi ke-12 klasemen Liga 1 dengan koleksi 39 poin. Dengan PS Tira dan PSMS yang menempati posisi ke-16, ke-17, PSIS unggul sembilan poin. Posisi mereka cukup aman karena musim tinggal menyisakan empat pertandingan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *