Tsunami Yang Menerjang Selat Sunda

Tsunami Yang Menerjang Selat Sunda – Lagi lagi indonesia ditimpa bencana yang tak ada habis hanis nya ditahun 2018 ini. Seperti yang sudah diketahui bahwa kemarin pada Sabtu (22/12) malam, kawasan selat sunda telah diterjang oleh sebuah tsunami yang cukup mengerikan dan banyak memakan korban. Menurut informasi yang ddiapat ternyata Tsunami tersebut bukan akibat dari gempa bumi, akan tetapi melainkan adanya aktivitas tektonik, dan juga akibat longsor di bawah laut, yang dipengaruhi dari erupsi gunung anak krakatau.

Dalam kejadian Tsunami ini banyak warga yang berada disekitar pesisir pantai anyer menjadi korban, dan juga beberapa orang artis seperti aa jimmy dan salah satu dari anggota grup band seventeen juga ikut tewas karena diterjang Tsunami saat manggung disebuah acara yang diselenggarakan oleh PLN. Acara tersebut diadakan di sebuah pantai Kabupaten Pandeglang, Serang, dan Lampung Selatan, Sabtu (22/12/2018) malam, sekitar pukul 21.27 WIB malam.

Terjadi Tsunami Yang Menerjang Selat Sunda

Sutopo juga mengatakan bahwa Tsunami yang menerjang pesisir pandeglang dan lampung tersebut juga menimbulkan sebuah kerugian fisik seperti 430 unit rumah, 9 hotel, 10 kapal, dan puluhan bangunan lainnya rusak berat. Hingga saat ini masih terus dilakukan pencarian dan mengevakuasi korban korban bencana tsunami tersebut.

Dan dikabarkan juga sampai saat ini korban masih terus bertambah, saat ini dilaporkan korban tewas diketahui menjadi 222 orang jiwa, 843 orang luka-luka, dan 28 orang hilang, “menurut keterangan dari Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho. Korban dan kerusakan yang diakibatkan oleh tsunami ini meliputi di 4 kabupaten yang terdampak, yaitu di Kabupaten Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, dan Tanggamus.

Di lampung selatan 7 orang telah meninggal dunia, 89 orang luka-luka dan 30 unit rumah rusak berat. Sedangkan diserang yang menjadi korban telah tercatat sebanyak tiga orang meninggal dunia, empat orang lainnya luka-luka dan 2 orang lainnya hingga saat ini masih dinyatakan hilang, belum dapat ditemukan. Hingga sampai saat ini jumlah pengungsian masih akan terus dilakukan pendataan. Masyarakat juga diminta untuk selalu berwaspada karena ditakutkan adanya Tsunami susulan,d an diminta untuk segera mengungsi ketempat yg sudah disediakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *