Upaya Penangkapan Buaya di Anak Sungai Ciliwung Dihentikan Sementara

Upaya Penangkapan Buaya di Anak Sungai Ciliwung Dihentikan Sementara – Penagkapan buaya sempat dilakukan di anak sugai ciliwung dihentikan sementara waktu. “Namun, para petugas tetap akan terus memantau anak sugai ciliwung tersebut untuk memastikan buaya tersebut muncul”. Unjar kepala petugas seksi Konservasi wilayah III Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jakarta gunawan setiawan saat di hubunggi, sabtu [14/10/2018].

Didapatkan informasi sarang buaya ini di Mangga Dua dan jadi bahan perhatian anak-anak BKSDA DKI. Menurut gunawan setiawan petugas yang berjaga tersebut, terdapat 2 buaya sedang bersarang dibawah kolong jembatan Mangga Dua square. terdapat lima alasan kenapa penagkapan buaya ini dihentikan, di antaranya disebabkan karena sungai yang cukup dalam yakni sekitar 2 meter. Dan 1 meter lumpur disertai juga dengan lebar sungai 30 meter. Sementara posisi buaya tersebut berada didalam bawah jembatan.

Hal itu akan menyebabkan para petugas sulit untuk bergerak, karena harus menunduk dibawah jembatan tersebut dan ditambal lagi permukaan air yang cukup tinggi. Sebagai alasan lainnya karena peralatan tidak mencukupi.

Upaya Penangkapan Buaya Besar di Anak Sungai Ciliwung Dihentikan Sementara Waktu

Para petugas yang dikerahkan dari kepolisian kehutanan Indoensia (Polhut) dan juga keeper satwa, mereka telah mencoba beberapa metode. “Pertama mereka melakukan pemancingan tehadap buaya menggunakan ayam yang masih segar, pemasangan jaring yang sudah diisikan daging ayam untuk memancing pasangan buaya tersebut”. Ucap gunawan setiawan kepada wartawan.

Kemudia petugas memberikan peringatan keras kepada warga dan memberikan pemberitahuan bahwa hati-hati sungai ini terdapat 2 buaya. dan sudah dipasang samping kanan kiri sungai ciliwung.

Kedua buaya tersebut dipastikan bahwa ada seseorang yang melepaskan buaya tersebut karena sebelumnya tidak ada terdapat buaya sugai ciliwung diketahui semua warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *